MODUL 1.4 BUDAYA
POSITIF SOSIALISASI MATERI P5BK
(PROGRAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
DAN BUDAYA KERJA)
“Kemandirian dalam
Pengisian Biodata E-Raport”
Oleh : Darsono, SE, Skom, MM
PGP Angkatan 4 Kota Surakarta
SMK NEGERI 6 SURAKARTA
LATAR
BELAKANG
Pendidikan yang baik
akan menjadikan negara berbudaya serta mempunyai peradaban baik di masa depan
dengan harapan peserta didik tertanamkan budi pekerti dan meningkatkan daya
nalar kritis. Dengan begitu peserta didik dapat mengimplementasikan apa yang
mereka pelajari selama di bangku sekolah dalam kehidupan sehari-hari, agar
mereka dapat merasakan manfaatnya untuk diri sendiri maupun lingkungan.
P5BK (Program
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja) merupakan pembelajaran
yang ditekankan pada pendidikan budi pekerti, budi pakerti in action,
pendidikan karakter bangsa, pendidikan berbasis budaya dan apapun namanya yang
semua itu untuk “karakter” dengan enam (6) ciri utama profil pelajar Pancasila
sebagai perwujudan pelajar Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME,
dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar
kritis, dan kreatif.
Dengan P5BK ini, akan
memperkuat upaya penguatan pendidikan karakter dalam mencetak
generasi muda yang memenuhi Profil Pelajar Pancasila. Pelajar Pancasila adalah
perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki
kompetensi global. “Pembelajar sepanjang hayat”, tentu
hal ini tidak hanya untuk siswa, begitu juga seluruh guru. Jadi
pelajar di sini, kita semua termasuk di dalamnya. Dengan Profil
Pancasila, kita semua mampu mengimplementasikan nilai-nilai
Pancasila dalam budaya kerja.
a. Penguatan Profil Pelajar
Pancasila
Peserta didik diharapkan
juga memiliki nilai karakter Pancasila dan mencerminkan profil Pelajar
Pancasila mulai dari beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa hingga
kemampuan bernalar kritis. Upaya menumbuhkan profil pelajar Pancasila dalam
kegiatan pembelajaran ada 6 ciri utama, di antaranya yaitu :
Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan YME
Berkebinekaan Global
Gotong Royong
Mandiri
Kreatif
Bernalar Kritis
b. Penguatan
Budaya Kerja
Budaya kerja adalah
pembiasaan yang dimulai dari hal-hal kecil sehingga menjadi kebiasaan/ habit
yang dibutuhkan di industri dunia usaha dan dunia kerja. Budaya kerja juga
dapat diartikan cara pandang seseorang terhadap bidang yang ditekuninya dan
prinsip-prinsip moral yang dimiliki akan menumbuhkan keyakinan yang
kuat atas dasar nilai-nilai yang diyakini, memiiki semangat yang tinggi dan
bersungguh-sungguh untuk mewujudkan prestasi terbaik. Budaya kerja ini memiliki
hubungan yang erat dengan produktivitas kerja dan sangat diperlukan peserta
didik SMK untuk menyiapkan diri masuk ke industri dunia usaha dan dunia
kerja.
Penguatan budaya
kerja untuk menghasilkan sumberdaya manusia unggul dari sekolah ada
6 materi yakni membangun tim kerja di sekolah, pembinaan kedisiplinan taruna,
pembinaan ketarunaan, pembinaan kerohanian, pengembangan bakat dan minat
peserta didik SMK, dan pembentukan karakter kerja dan kontrak belajar.
Pembentukan karakter kerja merupakan penguatan karakter peserta didik dalam melakukan kegiatan profesionalisme sesuai bidang melalui harmonisasi olah fisik, olah rasa, olah fikir, olah raga atas dasar latihan dan pembiasaan sikap prilaku dan tanggungjawab ketarunaan Agribisnis Perikanan. Semua dicapai dengan cara melibatkan kerjasama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat/Du-Di
Implementasi Budaya Kerja di SMK
1. Pemasangan
Rambu Lingkungan SMK dan pengecatan marka jalan
2. Pembuatan
dan pemasangan tata tertib dan rambu workshop/bengkel di masing-masing
kompetensi keahlian
3. Melengkapi
fasilitas alat pelindung diri (APD) dan Masker
4. Pemasangan
bel jadwal pelajaran dan pemberitahuan
5. Penyusunan
program kesamaptaan jasmani dan mental
6. Pembentukan
perilaku moral yang berAKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Aktif dan
Kreatif), jujur dan Disiplin
7. LDK
8. Karakter
Kerja Siswa dengan pembiasaan 5R, mengontrol kualitas kerja dan pembiasaan
ketepatan waktu
9. MPLS,
Pembinaan Fisik Mental, Diklat 5P, Latihan Khusus, Kegiatan Rutin upacara
bendera maupun hari besar nasional, Mentoring keagamaan, tes minat dan bakat
dan kegiatan lain yang diselenggarakan OSIS, MPK dan etrakulikuler.
10. Kegiatan kompetensi keahlian. Misalnya Agribisnis Perikanan yakni : usaha pembenihan ikan, usaha pendederan ikan, usaha pembesaran ikan, pengolahan hasil perikanan, usaha penjualan/promosi/pemasaran hasil perikanan dll
Ada dua Aksi nyata yang diselenggarakan pihak sekolah dan tim adalah mengemas kegiatan berupa Workshop P5BK dengan mendatangkan narasumber kompetensi mengenai Budaya Kerja dan demonstrasi Pemadam Kebakaran dan keselamatan kerja. Aksi nyata diselenggarakan pada tanggal 20 – 23 November 2021 di lapangan tengah SMK Negeri 6 Surakarta dengan panggung dan dekorasi yang cukup meriah gebyarnya. Yang kedua adalah di lain hari, siswa mengisi biodata E-raport secara mandiri dipandu oleh guru / admin secara daring menggunakan Zoom, peserta adalah siswa kelas X SMK semua jurusan dan sebagian guru/Wali kelas yang online di Zoom meeting. Pelaksanaan Penyegaran Entry Biodata pada tanggal 02 Desember 2021 dilanjutkan dengan Penyegaran kembali Entry E Raport bersama Guru SMKN 6 Surakarta pada tanggal 17 Desember 2021 pada saat briefing online, keduanya dilaksanakan secara daring. Tujuannya menyamakan persepsi pada entry e-raport yang sedikit mengalami perubahan.
TUJUAN
AKSI NYATA
Adapun
tujuan aksi nyata kegiatan Workshop P5BK ini adalah sebagai berikut :
1. Siswa
SMK memiliki budaya kerja sesuai tuntutan IDUKA (Industri dan Dunia Kerja)
2. Siswa
memiliki kemampuan beradaptasi terhadap situasi kerja di IDUKA
3. Siswa
menguasai budaya kerja berbasis Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Peduli
Lingkungan (K3LH).
4. Siswa
memiliki karakter luhur yang tercermin dari ucapan, tindakan dan perbuatan
sesuai nilai luhur Pancasila.
5. Siswa
mampu menyelesaikan pekerjaan secara mandiri pada isian raport.
DESKRIPSI
AKSI NYATA YANG DILAKUKAN, BERIKUT ALASAN MENGAPA MELAKUKAN AKSI TERSEBUT
Aksi
nyata mengadakan workshop Budaya Kerja budaya Pelajar Pancasila dimaksudnya
untuk membumikan pemahaman dan tindakan preventif mengenai keselamatan kerja
dan tindakan pencegahan serta penyelamatan. Serta budaya kerja di industri
dapat diterapkan di sekolah setidaknya disandingkan dengan kebiasaan di
sekolah. Seperti disiplin masuk sekolah vs masuk kerja, disiplin menyelesaikan
tugas vs menyelesaikan penugasan serta berbudaya kerja produktif.
Kemandirian
dalam belajar dan bekerja juga sangat penting dikuasai siswa dan guru perlu
menyediakan tempat, media dan waktu untuk berkembangnya karakter kemandirian.
Salah satunya adalah pengisian biodata e-raport yang hampir setiap tahun selalu
mengalami problema kesalahan fatal baik NIS, tanggal lahir, alamat dan
lain-lain. Oleh karena itu berharap kesalahan dapat dikurang maka diadakan
penyegaran dan penguatan pengisian e-raport yang dipandu oleh saya sebagai
ketua tim proktor (administratoe web).
HASIL
DARI AKSI NYATA YANG DILAKUKAN
·Peserta
didik dapat memahami pentingnya budaya positif di dalam dunia kerja / dunia
industri yakni komitmen, disiplin, bertanggung jawab, kompeten, jujur dan
berintegritas
·Peserta
didik dapat memahami pentingnya Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan
Hidup.
·Peserta
didik dapat memahami pentingnya beradaptasi, berkolaborasi, bekerjasama dengan
orang lain dalam satu tim untuk mencapai sukses dan tujuan bersama.
·Peserta
didik dapat memahami pentingnya pemahaman mendalam dan penerapan profil Pelajar
Pancasila sebagai karakter bangsa yang perlu dirawat dan diamalkan.
DOKUMENTASI
Pengantar
dari Guru Pengampu P5BK
Tim P5BK SMKNegeri 6 Surakarta
Latihan
memadamikan api bersama Petugas Damkar
Praktek
Pemadaman Api di Saat Kebakaran
Pendampingan
Siswa dalam Pengisian Biodata Raport
Pendampingan
Siswa yang kesulitan Login/edit Biodata
Penampakan
Peserta yang online
Penampakan Peserta dan Guru Wali kelas yang online
Pada kesempatan ini juga
saya kabarkan bahwa saya telah mendedikasikan diri untuk menjaga Web E-Raport
selama kurang lebih 7 tahun berjalan hingga saat ini dan terbukti lancar serta bisa
mengikuti kemajuan dan perubahan kurikulum. Dalam hal ini perlu pula dikabarkan
aksi nyata bersama bp/ibu proktor/admin dalam mengembangkan E-raport. Berikut
dokumentasinya :
Pembuka
/ Pengantar Admin
Penjelasan
Create Relasi Tabel/ Tutorial Web Eraport
Hasil
Tampilan Raport P5BK
Selanjutnya dokumentasi Coaching Penyegaran E-raport antara admin dengan guru SMKN 6 Surakarta pada saat Briefing online tanggal 17 Desember 2021 menggunakan Zoom. Berikut Aksi Nyata Budaya Positifnya.
Sekian dan Terima kasih