Powered by Blogger.

Sunday, August 15, 2021

VISKA (Visualisasi Identifikasi Sinergi dan Kreasi Akurasi) Pada acara Talkshow

 VISKA Pengemasan Program Talkshow pada TV Pelajar
VISKA TV Solo
Oleh Darsono

Belajar menyenangkan adalah kegiatan belajar mengajar yang mengajak siswa melibatkan diri dalam kondisi kontektual artinya menghadirkan tamu spesial, tamu profesional untuk diajak bincang-bincang lalu direkam dengan kamera video lengkap dengan rundown acara, iklan dan bumper in bumper out dipandu oleh siswa sebagai host dan beberapa kru pendukung dengan nama program acara Talkshow. Sebuah pendekatan belajar yang masih jarang diterapkan kali ini diangkat sebagai best practice berakronim VISKA (Visualisasi, Identifikasi, Sinergitas, Konten dan Akurasi). Di hampir semua proyek dikenali atau tidak, disadari atau tidak pasti akan menerapkan strategi VISKA, yakni berangkat dari visualisasi dengan sebuah peta minda, mengIdentifikasi masalah dengan mengembangkan ide, tema dan judul, men-Sinergikan kru dan pihak terkait, mengembangkan Konten serta Akurasi dalam berkarya.
Strategi Viska ini telah dikembangkan untuk pengemasan program Talkshow pada TV Pelajar, TV Sekolah bernama VISKA TV Solo di SMK Negeri 6 Surakarta menggunakan Channel Youtube. Hasil belajar sangat positif. Tingkat keaktivan belajar sangat tinggi serta kompetensi mengemas program TV Sekolah tercapai optimal. Bahkan Talkshow dijadikan acara rutin sekolah yang dilaksanakan satu bulan sekali pada hari Jumat. Adapun testimoni siswa yang tampil menjadi host (pemandu acara) yang lulus menjadi putra/putri Solo dan menjadi figur / pemeran dalam promosi sebuah perguruan tinggi di Kota Solo. Dari kru juga banyak yang telah berhasil baik kuliah maupun bekerja sesuai bidangnya.
Tercatat testimoni siswa yang terlibat dalam talkshow terutama yang menjadi host di tahun berikutnya menjadi alumni dan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Surakarta yaitu Joni dan Mutiara.

Di tahun berikutnya, di masa kepemimpinan kepala sekolah yang baru setelah melihat blog penulis di alamat
http://smk6surakarta.blogspot.com/2015/02/ program Talkshow diambil alih dan dikembangkan menjadi acara rutin dengan nama program Jumat Motivasi yakni program sekolah menghadirkan narasumber dari pihak luar dilakukan di lapangan terbuka diikuti semua siswa baik kelas X, XI dan XII serta guru dilakukan setiap satu bulan sekali dan melibatkan kru Multimedia dan Broadcasting untuk pengambilan gambar.

1.      Kendala-Kendala yang dihadapi

Adapun kendala yang dihadapi setelah menerapkan strategi talkshow Viska untuk mengemas produk televisi pelajar sebagai berikut :

a.       Pelaksanaan strategi talkshow ini memakan waktu yang cukup lama, tidak kurang dari 8 kali pertemuan, mulai dari penyusunan proposal, presentasi, gladi/rehearsal hingga hari pelaksanaan. Sebelumnya mengirim surat narasumber, mengatur jadwal, meminta ijin sekolah, meminjam jam pelajaran mapel lain. Hal ini menyebabkan waktu terbuang sangat banyak hanya untuk satu kompetensi.

b.      Kompetensi talkshow merupakan kompetensi yang sangat kompleks berawal dari memahami dan mengoperasikan alat multimedia (kamera, komputer editing dan lain-lain), membuat iklan, menyiapkan host yang mampu memandu acara, mengkombinasikan acara serta menyatukan tim kerja yang solid.

c.       Beberapa siswa yang berada dalam kelompok tidak memiliki pekerjaan di saat on air sehingga kompetensinya yang bersangkutan tidak bisa diukur karena hanya menonton acara tidak melibatkan diri secara total.

d.      Kompetensi siswa secara individual tidak terlihat secara detail, karena kerja tim ada yang terlihat aktif, ada yang kurang terlihat aktif dan ada yang biasa-biasa saja sesuai peran.

e.       Memakai jam pelajaran guru lain di saat gladi kotor, gladi bersih dan saat on air membuat beberapa guru complain/ mengeluh karena jam pelajarannya habis dipakai talkshow. 

2.      Faktor Pendukung Setelah Menerapkan Strategi


















Berikut dijabarkan faktor pendukung dalam menerapkan talkshow yakni:

a.       Alat multimedia di studio masih baru, lengkap dan siap pakai sehingga bisa digunakan secara optimal tanpa banyak hambatan.

b.      Dukungan para guru Multimedia dalam mengemas program TV pelajar cukup baik.

c.       Kurikulum Multimedia pada mapel Videografi bisa dikembangkan secara masif tanpa banyak hambatan karena kemampuan guru menterjemahkannya secara bebas tidak terpaku pada konseptual namun bisa secara kontekstual,

d.      Program talkshow diakui atau tidak telah diadopsi oleh pihak sekolah sebagai acara rutin di hari Jumat Motivasi.

e.       Channel Youtube telah banyak membantu menautkan link video karya siswa sehingga promosi dan komunikasi sekolah ke masyarakat cukup efektif.

f.       Guru dan siswa dihimbau untuk me-like anda subscribe channel VISKA TV Solo agar ratingnya naik terus hingga setiap kali dapat dibuka di urutan pertama. Terus menerus disosialisasikan like and subcribe dan klik loncengnya agar setiap kali ada informasi baru bisa didapatkan segera. Juga memberi komentar yang baik-baik, memberi tanda jempol.

 

3.      Alternatif Solusi Untuk Hasil yang Lebih Baik

Adapun alternatif untuk mendapatkan solusi terbaik atas kendala yang dihadapi di atas sebagai berikut :

a.       Kompetensi individual sebagian siswa yang tidak berperan aktif di talkshow tidak dapat ditangkap oleh guru dalam mengamati serta mengambil nilai observasi kepada diri siswa sehingga hal ini butuh solusi. Solusinya adalah :

1)      Mengarahkan pada siswa untuk terlibat lebih detail

2)      Mengarahkan pada siswa untuk berada di balik layar membantu tim editor

3)      Mengarahkan pada siswa untuk membuat iklan komersial

4)      Meminta siswa untuk merancang bangun stage talkshow

5)      Meminta siswa untuk mengambangkan konsep ide dan tema pra produksi talkshow

6)      Mengganti tugas siswa berkelompok menjadi tugas individual misalnya membuat news, mengambil gambar video dan lain-lain

b.      Keluhan guru atas keterlambatan siswa dalam mengikuti pelajaran karena mapel yang diampunya dipakai untuk talkshow baik gladi kotor maupun gladi bersih membuat guru resah, solusinya adalah :

1)      Mengambil waktu jam terakhir mata pelajaran

2)      Mengganti jam produktif di sesi jam terakhir (bertukar jam pelajaran)

3)      Meminta ijin secara lisan maupun tulisan kepada guru pengampu mapel lain agar jam pelajarannya dipakai

4)      Melibatkan guru yang bersangkutan barangkali ada kompetensi yang relevan bisa disatukan untuk bersama-sama mengerjakan proyek talkshow ini sehingga bisa hemat waktu, energi dan biaya.

5)      Mengajak guru berkolaborasi baik sebagai pengamat, monitoring, maupun penilai.

c.       Pemeliharaan alat studio sangat penting, di awal-awal salah satu yang membuat lancar adalah karena alatnya baru, bagus dan lengkap semuanya bisa dioperasikan dengan baik. Di tahun-tahun berikutnya setelah penulis coba digunakan alat-alat studio sebagian sudah mulai tidak optimal digunakan, baik kabel, koneksi, maupun tampilannya. Solusinya adalah pada pemeliharaan alat secara rutin dan disediakan operator / teknisi khusus untuk menjaga semua alat-alat semua, teknisi yang profesional dan bisa diandalkan kemampuannya sehingga saat alat dibutuhkan tidak repot lagi seting dan instalasi.

d.      TV Viska Solo merupakan channel TV resmi di Youtube yang diinisiasi penulis sebagai wadah berkumpulnya karya-karya terbaik siswa dan guru sehingga bisa dipamerkan pada masyarakat, namun kondisinya masih sangat minim karya. Solusinya adalah :

1)      Memaksimalkan dalam membuat tugas-tugas baik berupa news, talkshow, video clip, biografi, profil, feature, documenter, film pendek dan lain-lain. Hal ini sudah penulis kerjakan sebagian namun masih belum optimal karena terkendala kemampuan siswa,waktu dan biaya.

2)      Melibatkan siswa dalam mengurusi channel ini baik berupa kepengurusan, membentuk tim kreatif ada kameramen, host, reporter, dan lain-lain sehingga di saat dibutuhkan sudah siap sedia.

3)      Sekolah melibatkan tim kreatif Viska TV dalam berbagai acara-acara sekolah seperti kunjungan, gebyar seni, HUT VISKA dan lain-lain sehingga ada materi, ada bahan yang bisa diolah dan disajikan.

4)      Bekerjasama dengan guru yang akan membuat bahan ajar, materi ajar ataupun publikasi karya inovatif untuk kenaikan pangkat dapat berkolaborasi sehingga bisa mengisi kekosongan karya.

 

e.       Program dengan nama “Jumat Motivasi” yang mengadopsi acara talkshow penulis dilaksanakan setiap satu bulan sekali di minggu kedua dengan melibatkan semua civitas akademika sebagai peserta belum dikelola dan dipublikasikan dengan baik. Jumat Motivasi berupa paparan dari narasumber profesional belum divideokan, belum diunggah di TV Viska masih dipublikasikan hanya berupa foto-foto di Facebook dan Whatsapp. Solusinya :

1)      Diperlukan admin untuk mempublikasikan berita ini baik talkshow dan kegiatan lainnya melalui Facebook, Instagram, Youtube, Website dan lain-lain.

2)      Diperlukan pengelolaan tim publikasi secara profesional dari awal hingga produk jadi disiarkan.

3)      Melibatkan siswa dan guru Multimedia dan Broadcasting berlomba menyajikan berita yang bagus atau berkolaborasi menghasilkan news yang baik.


sumber : sudah dipublikasihkan dalam buku Best Practise dengan judul yang sama, tahun 2021


testimoni dari Guru Pendamping Guru SMK Banasari Temanggung ibu Aprillia Palupi, SPd


Testimoni di IG

Ibu Sunarmi, SPd, MPd - SMK N 1 Slawi