Powered by Blogger.

Peserta CGP Angkatan 4 Kota Surakarta

Calon Guru Penggerak Mengikuti Lokakarya 3 di Hotel Royal Herritage Solo

Mural Untuk Solo Bangkit

Tergerak, Bergerak, Menggerakkan

Pengelolaan Kelas Daring di SMK N 6 Surakarta

Selama masa pandemi pembelajaran hanya bisa secara daring guru dituntut bisa menggunakan aplikasi meeting.

Kangguru Mas Guru

Filosofi Semar pada Pewayangan Jawa yang ngemong, momong dan tut wuri handayani .

Foto Section CGP angkatan 4 Kota Surakarta

Berlangsung di Lokakarya 3 - Hotel Royal Herritage Solo.

Foto Section CGP angkatan 4 Kota Surakarta

Berlangsung di Lokakarya 3 - Hotel Royal Herritage Solo.

Saturday, August 14, 2021

Hidayah, Tiada Tanding Tiada Banding

 

Hidayah, Tiada Tanding Tiada Banding

Oleh Darsono – SMK Negeri 6 Surakarta

 


Di masa jayanya dunia warung internet (warnet) Sony dipercaya mengembangkan usaha warnet di sekolahnya. Pelanggan warnet adalah para siswa di sekitar lingkungan sekolah dan berkembang pesat ke masyakarat umum, hingga warnet yang sebelumnya tutup jam pulang sekolah (sore) lama-lama dibuka 24 jam.  Makin rame saja warnet yang diberi nama VISKANET itu sampai memiliki pelanggan setia yang selalu datang tiap malam hingga pagi hari dengan omzet yang cukup besar bisa membayar operasional, gaji karyawan dan perawatan sendiri.

Sampai pada akhirnya warnet mulai sepi karena alat semakin banyak yang rusak tidak terawat karena kerusakannya cukup parah, hingga warnet sekolah dikontrak oleh pihak luar. Inilah awal Sony terpuruk, pendapatan kedua (second salary) dari warnet hilang, baya cicilan rumah baru pun mulai “megap-megap” karena tidak ada pemasukan.  Mulailah Sony mencari tambahan penghasilan di luar dan benar saja, mendapatkan pekerjaan sebagai penjaga warnet di Solo Balapan. Berangkat jam 17.00 hingga malam dan dini hari dilaluinya dengan letih lelah agar dapat mencukupi dan menutup angsuran rumah.  Sambil tetap memohon pada Allah agar diberikan jalan keluar dari masalah yang berat ini. Masalah yang belum pernah dihadapinya selama hidup yakni terpuruk dalam hidup yang besar pasak daripada tiang.



Suatu hari Sony mendapatkan Chat/messenger dari Direktorat Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Jakarta untuk menjadi tenaga relawan penanganan korban Gempa Tsunami khusus pendataan Gedung dan sekolah rusak, Sony langsung mengiyakan saja. Segala resiko dipikir belakang, semua surat ijin dan prosedur birokrat dilalui walaupun berat dan berliku. Sony berangkat ke Jakarta dan sesampainya di Jakarta keesokan harinya langsung berangkat lagi ke Aceh. Sony mendapatkan tugas penting yakni menjadi konsultan dan koordinator penanganan pendataan sekolah rusak di seluruh wilayah Kab.Aceh Timur. Penugasan luar pulau ini berjalan hampir 1,5 tahun lamanya, penugasan yang berat meninggalkan anak, istri, mertua yang sudah tua renta. Namun Sony tetap berprinsip agar penugasan ini lancar dan cepat selesai tanpa masalah yang berat. Sony tetap ingin pulang dan berkumpul dengan keluaganya seperti keluarga yang lain.

Selepas pulang tugas dari Kemendikbud kerjasama UNICEF dlm program penanganan pasca gempa tsunami Aceh th 2006 Sony ingin berevolusi menjadi orang baik, ingin ibadah yg lbh khusuk dari biasanya, ingin ngaji, ikut pengajian yg istiqomah hanya urusan ibadah dg tujuan masuk surga selamat dari neraka. Fenomena alam Aceh yg dilanda bencana gempa dan tsunami sungguh membuat bulu kuduk berdiri, ngeri, dahsyat dan luar biasa kekuasaan Allah. Hanya beberapa menit bumi Aceh diterpa, dihantam gempa tsunami dampaknya luar biasa. Tiada makhluk bumi yang bisa melawan dan menghindari kejadian ini.

Pikiran Sony hanya satu, ingin ikut ngaji yg benar, spt bukunya RA Kartini " Habis Gelap Terbitlah Terang" di situ Kartini muda berdebat dengan gurunya kalau dia ingin membaca Al Quran juga tahu artinya, tahu maknanya, tahu keterangannya, dan tahu cara prakteknya. Maka Al Quran nya Kartini muda saat itu dicoret-coret, diberi arti dan ditegur gurunya, kalau Al Quran itu tdk boleh diberi tanda, tulisan, coretan.

Singkat cerita Sony dikenalkan istri seorang kyai di desanya dan dijanjikan bertemu di Masjid Baitul Rohman. Ketemulah keduanya, saat itu sedang ada pengajian umum remaja desa, mubaligh yang tampil anak remaja yang fasih membaca Al Quran dan memaknainya.

Malu-malu Sony mendatangi kyai yang sedang duduk-duduk di serambi masjid bersama beberapa jamaahnya sekaligus menunggui para remaja yang sedang mengaji.

"Assalamu Alaikum"......ucap salam Sony.

"Wa alaikum salam" ...sambut kyai Minto

"Pak Kyai, Saya mau ikut ngaji di sini?" Pinta Sony.

"Emangnya bapak dari mana?" tanya kyai Minto.

Saat itu memang wajah Sony berpenampilan beda mirip orang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sekarang berevolusi menjadi Partai lokal GAM. sony berambut cepak militer, badan kekar, kulit agak hitam seperti orang baru pulang perang. Jadi tidak kaget jika bapak kyai Minto bertanya seperti itu.

"Saya orang Kadipiro. (Solo). Baru pulang dari tugas dinas di Aceh. Dijelaskan baru pulang dari Aceh mendapatkan tugas melakukan pendataan gedung sekolah korban gempa Tsunami. Lalu pak Minto berjanji mengirim ustadz/mubaligh ke rumah untuk dibimbing, belajar agama mulai dari nol banget, belajar mulai membaca Al-Qur’an dan membaca hadist dan dali-dalil penting.

Sejak saat itulah Sony memulai lembaran baru belajar ilmu agama yang benar-benar murni dari awal mulai hadist tentang bersuci, berwudhu, sholat dalam hadist Kitabussholah, kitab Adab, kitab Adillah, kitab Shaum dan lain-lain, tentunya pengajian Al-Quran juga diperdalam secara maknawiyah (diartikan, dideres, dijelaskan, diterangkan, dipraktekkan).

Apa ini artinya hidayah, hidup Sony seperti mendapatkan perubahan baru yang positif, perubahan yang pernah diimpikannya selama hidup, memiliki istri yang sholehah, anak yang paham agama, tafidz Al-Quran dan mendapatkan rejeki di negeri sendiri. Dan benar saja yang dirasakan selama ini sudah terjawab dengan jalan cerita Allah secara sempurna. Sungguh sebuah jalan cerita yang luar biasa, tanpa disadari semuanya berjalan seperti air mengalir.

Hidayah berarti perkara yang paling penting dan kebutuhan yang paling besar mendasar dalam kehidupan manusia. Betapa tidak, hidayah adalah sebab utama keselamatan dan kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat. Sehingga barangsiapa yang dimudahkan oleh Allah Ta’ala untuk meraihnya, maka sungguh dia telah meraih keberuntungan yang besar dan tidak akan ada seorangpun yang mampu mencelakakannya.

Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat)” (QS al-A’raaf:178).

Hidayah itu sebuah anugrah yang tidak ada yang jual dan tidak ada yang bisa membelinya. Hidayah datang dan pergi seperti tercabutnya helai rambut yang diambil dari adunan tepung. Harga hidayah benar-benar tidak ada harga yang pantas kecuali mendapatkan ganjaran surga jauh dari neraka.  Bahwasannya tujuan hidup dunia hanyalah mengharapkan masuk surga dan selamat dari neraka, itulah satu-satunya tujuan yang paling mulia diantara tujuan kesuksesan manusia di dunia.

Hidayah datang bukan sendirian, tetapi melalui perantara seseorang, bisa sengaja ataupun tanpa kesengajaan. Seperti Sony ini yang mendapatkan hidayah dengan tanpa sengaja, yang berkeinginan membaca Al-Qur’an dengan sedikit banyak langsung mengerti maksudnya, mengerti artinya, setidaknya paham apa yang dibacanya. Tanpa sengaja hadir saudara yang bertamu dengan tujuan mengenalkan produk kosmetik dan kesehatan pada keluarga Sony. Obrolan bisnis sampai obrolan bab ibadah dan mengaji sampailah pada suatu hari lain ibu itu datang lagi dengan membawa dalil-dalil hadist yang sudah dicoret-coret (dimaknai dg bahasa Indonesia dan Jawa) lengkap dan bisa menjelaskan secara baik dari tulisan tersebut seperti menjelaskan kitab Kuning saja. Dari situlah sedikit demi sedikit keluarga Sony mampu membuka diri untuk menerima hidayah dari ibu itu.

Tahun demi tahun, bulan demi bulan berjalan hari demi hari berlalu hingga saat ini keluarga Sony berada pada jalan yang lurus jalan menuju keluaga islami yang dirahmati Allah diridhoi Allah masuk surga selamat dari neraka. Tugas membina keluarga beribadah dengan tertib dan benar ibarat orang berjalan yang penting selamat, orang ibadah yang penting benar. Ibarat orang berkasus hukum yang penting bisa menang, ibarat orang yang salah atau disalahkan yang penting bisa diringankan dan diampuni. Sony memastikan anak-anaknya rajin ibadah, bisa “diramut” dalam naungan masjid, bisa mengerjakan sholat lima waktu dengan tertib, biasakan diri menghafal Al-Quran dan Alhamdulillah satu per satu anak telah mampu menyelesaikan beberapa juz dalam Al-Quran walaupun belum 100 % katam. Namun perjalanan menuju hafal Al-Quran masih panjang dan berliku.

Memastikan anak-anak menjalankan enam tabiat luhur yakni selalu jujur, amanah, rukun, kompak, kerja sama yang baik dan hidup sederhana / hidup hemat. Keluarga Sony memastikan anak-anak bergaul pada lingkungan yang benar, memiliki kawan teman yang baik, bergaul dengan keluarga yang baik-baik agar tertular virus kebaikan pada diri anak dan diri mereka pula. Saling mengingatkan, saling menasehati dalam kebaikan dan berlomba dalam kebaikan, dan tolong menolog dalam kebaikan.

Sony selalu menyakinkan pada anak-anak jika hidup di masyarakat harus bisa berbudi luhur, bicara yang baik, sopan dalam tindakan dan santun dalam  tutur kata, bicara “pahit madu”, tata krama, selalu “takdim” pada orang tua dan mengagungkan pada apa saja yang layak diagungkan seperti Al-Quran, Hadist, kitab-kitab, buku-buku dan mengagungkan orang tua. Selalu berucap syukur Alhamdulillah pada Allah, syukur pada orang-orang yang wajib disyukuri serta berjalan dalam kebaikan dan selalu berdoa untuk kebaikan semuanya.

Sekarang hampir 15 tahun sudah berlalu peristiwa gempa tsunami yang melatarbelakangi Sony pergi ke Daerah Istimewa Aceh untuk membantu sahabat, saudara se tanah air untuk rekonsiliasi korban dan bangkit dari keterpurukan bencana yang dahsyat, telah mengantarkan Sony dan keluarganya bangkit dari “keterbelakangan aqidah” menuju kepahaman pada agama yang lurus, agama yang benar sesuai Qu’an Hadist. Gempa tsunami telah memberikan hikmah yang besar kepada diri Sony. Sony ketemu banyak orang di Aceh yang memberikan nasehat salah satunya adalah hidup di dunia yang akan dicari apa kalau sudah seperti ini (gempa), semua berantakan, semua luluh lantak dalam hitungan menit dan detik tidak berbekas, apa yang dikumpulkan bertahun-tahun tidak ada artinya kecuali ibadah pada Allah, kecuali mengabdi mencari kebaikan sebanyak-banyaknya untuk menuju keabadian. Sampai seorang ibu rumah tangga istri seorang PNS di Aceh mengatakan bahwa sudah tidak ingin lagi banyak keinginan duniawi (harta, benda, jabatan) dia hanya ingin mohon ampun, diampuni Allah dan dapat diselamatkan oleh Allah dari azab dan siksaan.

Pada saat ini Kita telah berada di penghujung tahun 2019 dan beberapa hari lagi akan memasuki tahun baru 2020 Masehi. Tentu setiap akhir dan pergantian tahun memiliki makna yang sangat dalam bagi kehidupan manusia.  Kedalaman makna itu dapat dirasakan oleh setiap manusia itu sendiri, dimana pada satu sisi di awal tahun baru sebagai tempat harapan untuk mencapai kesuksesan ke depannya, pada sisi lain kegagalan yang terjadi di tahun sebelumnya janganlah terjadi di tahun yang akan dijalani serta ada sisi lain yang pasti terjadi yaitu karena hidup manusia pasti akan berkurang sesuai dengan jatah usia yang diberikan oleh Allah SWT. Oleh karena itulah, manusia sangat perlu melakukan perenungan (tafakur) terhadap diri sendiri. Di samping itu juga sebaiknya manusia melakukan muhasabah yaitu melakukan evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan yang telah dilakukan dalam segala hal baik yang ada hubungannya dengan ibadah kepada Allah SWT (hubungan vertikal) maupun ada sangkut pautnya dengan hubungan antara makhluk terhadap perjalanan hidupnya (hubungan horizontal).

Tentu dengan berakhirnya tahun 2019 ini sebagai  momentum untuk Kita gunakan sebagai bahan muhasabah terhadap diri Kita masing-masing apakah di tahun yang akan Kita tinggalkan ini lebih banyak nilai-nilai kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT ataukah sebaliknya lebih banyak nilai kejelekannya? Maka jawabannya ada pada diri kita masing-masing untuk menilainya. Jika posisi Kita berada pada zona lebih baik dari tahun sebelumnya maka Kita berada pada zona keberuntungan. Jikalau sama dengan tahun lalu maka nilainya berada pada zona tertipu, tetapi sebaliknya jika lebih jelek dari tahun sebelumnya maka Kita telah berada pada zona kerugian. Apabila lebih banyak nilai kebaikan dan ibadahnya maka kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung, pun-demikian sebaliknya apabila banyak nilai kesalahan dan dosa-dosanya, maka Kita termasuk dalam golongan orang yang merugi.

Maka, beruntunglah Kita yang oleh Allah SWT diberi umur yang panjang banyak melakukan amal kebaikan, sebagaimana Rasulullah SAW menyampaikan dalam hadis yang artinya: “Sebaik-baik manusia ialah yang diberi umur panjang dan dia gunakan untuk melakukan kebaikan, dan sejelek-jelak manusia apabila diberi umur yang panjang tetapi dia gunakan untuk perbuatan kejelekan”. (HR: Ahmad). Pada hadis yang lain Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Barang siapa keadaan hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka dia beruntung dan barangsiapa keadaan hari ini sama dengan hari hari kemarin dia tertipu dan barangsiapa keadaan hari ini lebih jelek dari hari kemarin, berarti dia terlaknat” (HR. Baihaqi)

Berdasarkan hadis Rasulullah SAW di atas, manusia yang beruntung adalah manusia yang tahu diri, tahu kemampuan yang ada padanya, tahu perhitungannya, mengetahui posisi pribadinya dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, kesadaran akan pengawasan Allah SWT mendorong seseorang mukmin untuk dapat melakukan muhasabah atau evaluasi diri terhadap amal perbuatan, tingkah laku, sikap dan hatinya dalam hal ini adalah muraqabah yaitu upaya diri untuk senantiasa merasa terawasi oleh Allah SWT dengan jalan mewaspadai dan mengawasi diri sendiri.

Muhasabah dapat dilakukan sebelum dan sesudah melakukan amal perbuatan. Sebelum melakukan sesuatu seseorang harus mempertimbangkan terlebih dahulu, baik-buruknya, manfaat-mudharatnya serta menilai kembali motivasinya dalam melakukan suatu amalan. Adapun muhasabah sesudah melakukan amal perbuatan ada tiga macam, yaitu; 1) muhasabah hak Allah SWT yaitu tentang keikhlasannya dalam beramal karena Allah SWT, kesesuaian amalannya dengan petunjuk Rasulullah SAW, sikap ikhsannya dalam beramal, 2) muhasabah pada amalan yang akan lebih baik tidak dilakukan daripada melakukannya, dan 3) muhasabah terhadap amalan mubah atau kebiasaannya. Kenapa dilakukan? Apakah dilakukannya untuk mendapatkan ridha Allah SWT dan kehidupan akhirat? Jika memang mencari ridha Allah SWT tentunya orang yang beramal akan beruntung, namun jika tidak maka dia akan merugi.

Di antara beberapa manfaat muhasabah antara lain; 1) untuk mengetahui kelemahan diri manusia supaya dia dapat memperbaikinya. Karena orang yang tidak mengetahui kelemahan dirinya, maka ia tidak akan mau mengubah pribadinya menjadi lebih baik, 2) sebagai petunjuk manusia untuk tetap berada di jalan yang diridhai oleh Allah SWT karena manusia dapat berhati-hati untuk tidak melakukan sesuatu perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT, 3) selalu menganggap diri penuh dengan kekurangan dan kelamahan dan tidak tertipu dengan amal yang dilakukan, 4) membuat diri seseorang tidak merasa sombong atau takabbur karena merasa yang terbaik dari manusia lainnya, 4) seseorang akan mampu memanfaaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk dapat melakukan suatu perbuatan yang positif dan beribadah kepada Allah SWT, dan 5) untuk mengetahui hak Allah SWT karena orang yang tidak mengetahui hak Allah SWT atas dirinya, maka ibadahnya tidak akan bermanfaat bagi dirinya.

Oleh karena itu, cara kita untuk bisa berada pada zona keberuntungan hidup adalah dengan mensyukuri nikmat umur panjang yang diberikan Allah kepada kita adalah dengan cara mengucapkan kalimah alhamdulillah dan banyak berbuat kebaikan, beribadah kepada Allah SWT, menjalankan semua perintah-Nya dan berusaha menjauhi larangan-Nya serta selalu mengikuti sunnah dan syariat yang dibawa oleh baginda Rasulullah SAW. Sesungguhnya Allah memberikan umur dan kesempatan hidup lebih panjang dan kesehatan ini merupakan anugerah yang sangat besar dan tidak ternilai harganya dengan apapun, baik harta, rezeki, kedudukan dan pangkat. Akan tetapi harus kita ingat dibalik anugerah yang besar tersebut, manusia dituntut untuk mengabdi dan beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur`an surat Adz-Dzariyat: 56 yang artinya: Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Berdasarkan ayat di atas, jelas tidak ada tujuan lain Allah SWT menciptakan manusia di dunia ini kecuali hanya untuk mengabdi dan beribadah kepada Allah SWT semata, kata ibadah apabila diartikan secara lebih luas tidak hanya semata-mata ritual ibadah semata, akan tetapi memaknai manusia sebagai khalifah fil-Ard yakni melestarikan dan menjaga alam semesta ini, mengisi hal-hal yang membawa kemanfaatan dan kebaikan bagi orang lain. Sesungguhnya kita manusia diberikan amanah  oleh Allah SWT untuk menjadi khalifah di muka bumi ini yang bertugas untuk mengolah, mengatur dan menyelenggarakan sesuatu kehidupan yang damai, adil dan makmur, sejahtera, bahagia untuk meraih kemaslahatan kehidupan yang berlandaskan agama, al-Qur`an dan al-Hadis. Tegasnya, tugas kita sebagai manusia adalah mendapatkan  kebahagiaan dan kemaslahatan di dunia ini untuk mempersiapkan bekal kepentingan akhirat. Dua macam tujuan hidup  inilah yang harus kita upayakan di dunia dengan cara meningkatkan semangat dan etos kerja yang tinggi, dan selalu beribadah kepada-Nya.

Memasuki tahun 2020 kita semua berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang berakhlakul karimah, pribadi yang mulia di mata Allah dan manusia. Walaupun tahun demi tahun sesungguhnya makin rusaknya akhlak manusia sebagaimana dalil : ” tidak akan datang suatu tahun, kecuali tahun sesudahnya akan lebih jelek dari tahun sebelumnya”. (Hr. Bukhori).  Bersabarlah, sebab tidaklah kalian menjalalni suatu zaman, melainkan sesudahnya lebih buruk daripadanya, sampai kalian menjumpai rabb kalian. Aku mendengar hadit ini dari Nabi kalian Shallallahu'alaihiwasallam.' [HR. Bukhari No.6541].

Bertambahnya tahun maka semakin jeleklah tahun itu (dipandang dari sisi Agama) , jeleknya bukan dalam konteks duniawi seperti perkembangan teknologi melainkan moral dan akhlak yang semakin rusak, kita pun tahu orang orang zaman dulu ketika bergaul masih malu-malu apalagi bergaul dengan yang berbeda jenis, ta’dzim seorang anak kepada orang tua juga sudah berbeda, dan sekarang sudah banyak anak anak yang melakukan kegiatan kedewasaan, hal tersebut menunjukkan bahwa kerusakan moral dan akhlak telah terjadi.

Tugas kita semua adalah mengawal tahun baru menjadi awal tahun yang memperbaiki, yang menyemangati, yang menjanjikan, yang menghadirikan kesejukkan, kenyamanan, masa depan dan harapan yang setinggi-tingginya untuk kebaikan semuanya. Sebagai seorang Sony juga berharap besar untuk selalu menjadi pribadi yang banyak bersyukur, banyak berdoa dan banyak istighfar serta banyak beramal sholeh. Karena hanya seperti inilah mata uang yang akan menjadi alat tukar nanti di akhirat, bukan mata uang rupiah, dollar bukan pula mata uang cripto currency, tapi mata uang amalan, mata uang ibadah berupa mata uang amal sholeh. Oleh karena itu modal untuk memperbaiki diri adalah :

1.          Berhenti Berpikir Negatif

2.          Berhenti Menjadi Pemalu dan Tunjukkan Siapa Dirimu!

3.          Berhenti Bergosip

4.          Berhenti Menunda Hal Penting

5.          Berhenti Melakukan Hal-Hal yang Merugikan

6.          Berhenti Galau-in Mantan


Sumber : telah ditulis penulis dalam buku berjudul The Stories of Move On

 

(((((((())))))))))))

 

 

 

 

 

Generasi XYZ

Generasi XYZ

Oleh Darsono – SMK NEGERI 6 SURAKARTA

 


Saatnya Bertransformasi Di Era Industri 4.0

Kejadian 100 tahun yg lalu terjadi perubahan dari era Agraris ke era Industri 1.0, banyak pengusaha kuda tutup karena industri otomotif sekarang terjadi perubahan kembali ke era Industri 4.0. 30 tahun lalu, Surat Kabar Sinar Harapan dan Kompas,  majalah Intisari- si Kuncung - Bobo , Radio RRI dan televisi TVRI - SCTV - RCTI - TPI  adalah media informasi paling efektif. Namun, fakta hari ini, mereka tergerus oleh YouTube, Facebook,Twitter, dan media mainstream lainnya.

30 tahun yg lalu, kita belajar mengerjakan PR dgn mencari buku dan teman, skg dgn aplikasi internet, semua tersedia. 30 tahun yang lalu gerai Toko NAM - SHIOLA - SARINAH - BATIK KERIS - GORO -  CONTINENTAL - YAO HAN - POJOK BUSANA - HERO -MATAHARi - MAKRO -  RAMAYANA -  CARREFOUR adalah raja dunia Retail.  Fakta hari ini, banyak gerai mereka  tutup dan tergantikan oleh BUKALAPAK, BERNIAGA.com, OLX, BLIBI, LAZADA,  ALIBABA,  Tokopedia, Shoope dan lain-lain.



10 tahun yang lalu, Supir Taxi dan  OJEK adalah profesi yg dipandang sebelah mata.  Fakta hari ini, Taxi -Ojek, banyak yg S1 bahkan S2, dgn sistem online via GRAB  dan GO-JACK . 10 tahun lalu, dunia investasi hanyalah milik orang kaya, orang banyak duit. Fakta hari ini, dgn Rp.500.000 setiap org, bisa membeli OBLIGASI dan  Reksadana saham  10 tahun yang lalu, jika Anda tidak terbuka pada perubahan jaman, maka hari ini Anda adalah orang yg tergilas oleh jaman.  Dan jika hari ini pun Anda tidak terbuka oleh informasi dan perubahan, Percayalah 10 tahun yang akan datang, Anda adalah orang orang yang merugi dan ketinggalan. Perubahan dan inovasi tidak akan pernah berhenti meski Anda berkeras untuk tidak ikut berubah.

 

Begitu juga BISNIS...

Jika sekarang Anda masih nyaman kerja di perusahaan, kantor,Bank dll, percayalah 10 tahun lagi bahkan kantor Bank pun mungkin sudah tidak ada karyawannya karena saatnya nanti bakal tergantikan oleh Aplikasi yang namanya Fintech , aplikasi Alipay atau Digital Marketing Online lainnya, meski saat ini Indonesia masih perlu mengatur lebih cepat tentang dasar hukum aturan untuk menjalankan berbagai aplikasi diatas. 5-10 tahun yang akan datang, setiap orang yang mempunyai kamar kosong bisa punya Hotel sendiri karena bisa disewakan secara online.

5-10 tahun yang akan datang, tele office dan teleworker akan menjamur dan orang senang bekerja di rumahnya atau kantor dekat rumahnya untuk menghindari macet. 5-10 tahun yang akan datang, sekolah  sesuai dengan permintaan tenaga kerja, kurikulum berbasis kebutuhan industri, banyak universitas tutup karena jurusannya tidak sesuai. Skg banyak Hotel mendirikan Unv. Perhotelan,  Rumah Sakit membuka Unv. Keperawatan - Kedokteran,  Orang hanya belajar fokus pada yang menjadi passion nya.

Sekarang dan masa yang akan datang sudah terjadi perubahan shifting perputaran uang . Sekarang banyak mengatakan omzet turun perputaran uang turun , tapi ternyata banyak pelaku bisnis online yang mengatakan sekarang sedang ramai ramainya ditandai dengan makin maraknya usaha jasa pengiriman. 5-10 tahun yang akan datang, Anda mau jadi apa ? Dimana ? Sama siapa? Siapa yang tidak MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MASA DEPAN adalah orang yang tidak punya MASA DEPAN .

 

 

Generasi Milenial

 

Sering kita mendengar generasi milenial, generasi Alfa dan Generasi XYZ di kalangan kita sekarang ini. Fenomena kemunculan Generasi Z dan Generasi Alfa menggantikan masa Generasi Y atau lebih dikenal Generasi Milenial terbilang sangat cepat. Saat ini Generasi Milenial yang berada pada usia produktif antara usia 23-37 tahun jumlahnya berkisar 1,8 miliar di seluruh dunia. Secara gampangnya perekonomian saat ini ada di tangan Generasi Milenial. Indikatornya Generasi Milenial berada pada usia produktif dan dapat dilihat juga dari kemunculan tokoh-tokoh yang mempengaruhi dunia mulai dari pendiri Facebook Mark Zuckerberg (34 tahun), Nadiem Makarim CEO Gojek (34 tahun), William Tanuwijaya CEO Tokopedia (37 tahun), Achmad Zaky CEO Bukalapak (32 tahun) dan berbagai kisah sukses Generasi Milenial lainnya.

Sedangkan Generasi Z yang lahir antara tahun 1996-2010 sedang mengenyam dunia pendidikan mulai tingkat dasar sampai perguruan tinggi dan sebagian sudah mulai masuk dunia kerja dan dunia usaha. Dengan kata lain kemajuan pesat dunia teknologi seperti sekarang ini, Generasi Z diprediksi menjadi generasi terpelajar dan lebih pintar jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Bahkan diprediksi perbandingan sarjana di Generasi Z adalah 1 banding 2, sedangkan perbandingan sarjana Generasi Milenial 1 banding 3 dan Generasi X 1 banding 4. (tirto.id)

Generasi Alfa diisi oleh anak-anak kelahiran 2010 sampai sekarang, secara rata-rata Generasi Alfa berada di tengah kemajuan teknologi informasi pada saat usia emas (golden age). Maka Generasi Alfa sudah sejak kecil akrab dengan dunia teknologi dan internet atau dikenal juga sebagai generasi digital native tidak heran atau tidak asing.   Fenomena kemunculan Generasi Z dan Generasi Alfa di tengah kemajuan dunia teknologi informasi perlu disikapi dan mendapat respon khususnya oleh dunia pendidikan. Sebab konsep pendidikan yang diterapkan pada Generasi Milenial diprediksi tidak akan lagi cocok mengingat karakteristik Generasi Z dan Generasi Alfa yang berbeda dengan Generasi Milenial.

Pola pembelajaran dan kepemimpinan di tengah perubahan karakter dari Generasi Milenial ke Generasi Z dan Generasi Alfa menarik untuk dikaji. Jika berkaca pada pengalaman generasi sebelumnya dalam menjalani dunia pendidikan, menempatkan guru sebagai sosok yang perlu dihormati dan semua perintah bahkan hukuman yang diberikan akan diterima dan dianggap sebagai hal yang wajar. Lain halnya dengan Generasi Z dan Generasi Alfa yang dari awal memang memiliki karakter kritis dan berfikir lebih rasional dibandingkan generasi sebelumnya.

 

Karakteristik Generasi Z



Istilah Generasi Alfa pertama kali dikenalkan oleh Mark McCrindle seorang analis sosial dari grup peneliti McCrindle dalam makalahnya yang berjudul Beyond Z : Meet Generaion Alfa. Vickie S. Cook direktur eksekutif The Center For Online Learning, Research & Service (COLRS) mengklasifikasikan paling tidak ada 3 skill yang harus dimiliki oleh generasi abad 21 yaitu technical skill, conceptual skill dan interpersonal skill. Masih menurut Vickie, karakteristik yang dibawa oleh Generasi Z berbeda dengan generasi sebelumnya, dimana silent generation (1927-1945) cukup mendapat value untuk apa yang dikuasai dan dilakukan. Sedangkan Baby Boomers (1946-1964) menginginkan penghargaan yang bisa menunjang masa depannya seperti kenaikan pangkat dan lain sebagainya. Generasi X (1965-1980) cenderung mengharapkan pengakuan dari pihak eksternal tidak hanya pengakuan dari internal tempat kerja. Generasi Milenial (1981-1995) memiliki karakter menghargai nilai kebebasan, fleksibilitas dan auotmasi. Efeknya bisa dilihat dari fleksibiltas waktu kerja, berkerja dari rumah dan peraturan kantor yang tidak kaku dengan konsep interior yang nyaman dan unik.

 Sumber : telah ditulis penulis dalam sebuah buku yang berjudul The Spirit of 2020

Antrologi Pegiat Literasi Nusantara

 

 

 

Karakteristik Generasi Alfa

Generasi Alfa yang dilahirkan dari orang tua milenial juga memiliki karakteristik tersendiri. Menurut Novita Tandry seorang psikolog anak dan remaja mengatakan mendidik Generasi Alfa berbeda dengan generasi sebelumnya, dan orang tua perlu beradaptasi. Anak-anak Generasi Alfa yang sudah akrab dengan teknologi bahkan sejak sebelum mereka dilahirkan memicu ketergantungan penggunaan teknologi yang lebih tinggi. Kemajuan teknologi yang secara bersamaan membawa efek negatif dan positif secara bersamaan. Masih menurut Novita, efek negatif ketergantungan teknologi mengakibatkan anak-anak menjadi telat berbicara dan telat berbicara, tidak punya skill keterampilan untuk berinteraksi dengan orang lain, kurang percaya diri dan penghargaan diri.

Belum ada kriteria pasti berapa usia yang tepat untuk memberikan gadget kepada anak-anak. Namun jika melihat tindakan Steve Jobs dan Bill Gates yang baru memberikan gadget dan teknologi pada anaknya, maka usia yang tepat memberikan gadget dan teknologi pada anak di usia 14 tahun. Sebab usia 0-14 tahun digunakan untuk mendidik daya juang, tatakrama, moral, kemandirian, emapati, respek, hargadiri dan percaya diri pada anak yang semua nilai ini tidak bisa diberikan oleh teknologi.

Pengenalan teknologi kepada anak memang baik dilakukan sejak dini, namun orang tua berperan penting untuk mengarahkan anak menggunakan sisi positif dan membatasi diri dari pengaruh negatif tekologi. Pembatasan usia diperuntukan untuk memberikan kepemilikan penuh seorang anak terhadap teknologi seperti smartphone, laptop dan lain sebagainya. Generasi Alfa memang belum terlihat langsung karakteristik yang dibawa, namun menurut Christine Carter seorang ahli strategi pemasaran memprediksi Generasi Alfa akan berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi dunia. Generasi Alfa yang merupakan anak dari Generasi Milenial merasakan hidup sejahtera sejak kecil. Sehingga walaupun usianya masih belia, Generasi Alfa menghabiskan 18 juta dollar per tahun hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadinya mulai makan, pakaian sampai teknologi baru yang mereka gunakan.

 

Menemukan Pola Pendidikan yang Tepat

Satu permasalahan yang mungkin tak kunjung usai bagi pendidikan Indonesia adalah desain kurikulum yang berubah-ubah. Saat ini masih mengacu pada kurikulum 2013, itu artinya desain kurikulum dirumuskan 6-7 tahun yang lalu. Tentu hal ini paradoks dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan berpengaruh pada karakteristik dan cara pandang siswa di sekolah/madrasah. Penyesuaian kurikulum dan pola pembelajaran perlu mengimbangi perkembangan seiring dengan perkembangan teknologi yang memberikan kemudahan, praktis dan cepat penting. Penyesuaian ini bisa memperkaya model pembelajaran yang efektif bagi Generasi Z dan Generasi Alfa.

Penyesuaian diperlukan pada jenis pelajaran tertentu yang sudah terbantu lewat hadirnya teknologi, misalnya proses perhitungan yang sudah tergantikan oleh kalkulator atau komputer. Pembelajaran lebih banyak difokuskan pada penerapan teori dalam kehidupan sehari-hari. Jika dilihat, kemampuan eksplorasi Generasi Z melalui teknologi sangat tinggi. Sehingga proses pembelajaran harus lebih didominasi pada kontekstualisasi sebuah teori atau materi pelajaran. Contoh lain seperti konten edukatif yang disajikan channel Youtube “sepulang sekolah” dengan konten studi banding. Konten ini menyajikan teori fisika, ekonomi dan disiplin ilmu lain yang terkesan rumit kemudian diolah dan dijelaskan dengan cara sederhana dan mudah dipahami. Channel edukatif lain yang cocok diikuti seperti “hujan tanda tanya”, “kok bisa”, “sains bro” dan berbagai edukatif lain di Youtube.

Pendidikan yang link and match terhadap dunia kerja juga menjadi tujuan sekolah kejuruan. namun faktanya tingkat pengangguran lulusan sekolah kejuruan menjadi tertinggi dibanding dengan lulusan sekolah jenis lain. Kondisi kontradiktif ini menunjukan bahwa pendidikan belum bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah angkatan kerja per Februari 2018 tercatat 133,94 juta dan 6,87 juta di antaranya dikategorikan sebagai pengangguran.  Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyumbang 8,92 persen Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) atau tertinggi dibandingkan dengan tingkat pendidikan lainnya. Walaupun angka tersebut turun 2,49 persen dibandingkan dengan Agustus 2017. (tirto.id)

Seperti yang telah disebutkan di atas, Vickie S. Cook memprediksi tiga skill yang harus dimiliki dalam menghadapi tantangan abad 21 yaitu technical skill, conceptual skill dan interpersonal skill. Hal ini perlu disadari dan menjadi pijakan penerapan pola pendidikan Generasi Z dan Generasi alfa. Tentunya agar tidak gagap menghadapi persaingan abad 21.

Active learning menjadi model pembelajaran menarik dengan strategi 5M (menanya, mengamati, mencoba, menalar, mengkomunikasi). Karakteristik Generasi Z yang diprediksi memiliki multitasking membutuhkan kesempatan dan media aktualisasi diri.  Termasuk dalam hal pendampingan Generasi Z, menurut penelitian konseling untuk Generasi Z yang disusun Caraka Putra Bhakti dan Nindiya Eka Safitri menunjukan bahwa teknik konseling yang tepat diskusi, FGD, problem solving dan simulation games, serta adanya layanan e-counseling atau cyber counseling. Dan penggunaan media audio visual juga berpengaruh penting pada kelancaran program konseling.

 

 

 

Peran Guru di Tengah Generasi Z dan Generasi Alfa

 

Pendidikan yang ideal dimana guru dapat mentransfer ilmu pengetahuan kepada anak didiknya di dalam lingkungan sekolah. Tantangan menjadi seorang guru bagi Generasi Z dan Generasi Alfa terbilang cukup berat karena guru mempengaruhi keberhasilan sebuah pendidikan dan menjadi contoh bagi anak didiknya. Peran guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga target pembelajaran dapat tercapai yang fokus pada unit of inquiry, keterampilan soft skill dalam kerja kelompok serta dapat berfikir secara kritis. Unit of Inqury merupakan sebuah proses untuk menyelidiki suatu masalah atau kasus. Sekolah yang menerapkan kurikulum unit of inquiry dengan mudah mengarahkan anak didiknya serta diharapkan dapat menyelesaikan sebuah kasus atau masalah dengan cara pandang yang kreatif.

Kemampuan berfikir kreatif diharapakan dapat melihat suatu masalah dari perspective yang berbeda. Konten materi pendidikan di sekolah perlu diimbangi dengan keterampilan soft skill sehingga melahirkan anak didik yang siap untuk menghadapi persaingan di luar sekolah. Soft skill terbagi menjadi dua kategori yaitu intrapersonal dan interpersonal. Intrapersonal skill meliputi self-awareness (kepercayaan diri, kesadaran emosional) dan self-skill (control diri, manajemen waktu). Sementara itu interpersonal meliputi social awareness (kerjasama kelompok, empati, komunikasi, kepemimpinan, manajemen konflik).

Perubahan karakteristik antar generasi juga perlu disikapi terbuka oleh guru. Guru harus mampu menerima perubahan dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Sehingga relasi guru dan siswa bisa terjalin dengan baik dan saling melengkapi dan memberi perubahan berarti bagi dunia. Malala Yousafzai pernah berkata “one child, one teacher, one pen and one book can change the world”.

Pembelajaran abad 21 secara sederhana diartikan sebagai pembelajaran yang memberikan kecakapan abad 21 kepada peserta didik, yaitu 4C yang meliputi: (1) Communication (2) Collaboration, (3) Critical Thinking and problem solving, dan (4) Creative and Innovative. Berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi oleh Krathwoll dan Anderson, kemampuan yang perlu dicapai siswa bukan hanya LOTS (Lower Order Thinking Skills) yaitu C1 (mengetahui) dan C-2 (memahami), MOTS (Middle  Order Thinking Skills) yaitu C3 (mengaplikasikan) dan C-4 (mengalisis), tetapi juga harus ada peningkatan sampai HOTS (Higher Order Thinking Skills), yaitu C-5 (mengevaluasi), dan C-6 (mengkreasi).

Penerapan pendekatan saintifik, pembelajaran abad 21 (4C), HOTS, dan integrasi literasi dan PPK dalam pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka menjawab tantangan, baik tantangan internal dalam rangka mencapai 8 (delapan) SNP dan tantangan eksternal, yaitu globalisasi. Dalam kerangka pendidikan abad 21 menurut enGauge 21st Century Skills, keterampilan digital-age literacy merupakan salah satu domain utama yang perlu mendapatkan perhatian di dunia pendidikan saat ini. Domain ini mencakup 8 aspek, yakni: basic, scientific, information, visual, technological, multicultural, dan global awareness. Mengajarkan peserta didik dengan keterampilan abad 21 seperti domain digitalage literacy menjadi salah satu cara menanggulangi kesalahan penyerapan informasi. Siswa akan diajarkan bagaimana memilih dan memilah informasi yang tepat dari sumber-sumber informasi yang valid dan reliable.

Kesimpulan

Kita sudah berada di abad 21 dg Revolusi Industri 4.0 yg harus disiapkan adalah generasi yg BER-AKLAKUL KARIMAH dg Kompetensi 4K KRITIS, KREATIF, KOMUNIKATIF DAN KOLABORATIF serta dituntut LITERASI : literasi BACA, BUDAYA, TEKNOLOGI DAN KEUANGAN

Berubahlah mindset “MENJADI APA KAMU DI MASA DEPAN ?” tetapi “ MEMBUAT APA KAMU DI MASA DEPAN? “

Jadilah diri sendiri, bukan jadi orang lain dengan matangkan SKILL dan hobby, cari ilmu serat social experience yang tepat

Fokus pada tujuan hidup (sejahtera dunia akhirat) jangan pedulikan omongan orang, jika itu benar.

 

Sumber : Telah ditulis penulis dalam buku berjudul The Spirit of 2020

 



Industri Perfilman Indonesia

 

INDUSTRI PERFILMAN INDONESIA

Oleh : Darsono,SE,S.Kom, MM

SMK Negeri 6 Surakarta

  Tidak dipungkiri kehadiran artis-artis pendatang baru memunculkan banyak film-film indie yang keren dan berkualitas. Beberapa diantaranya sampai ditonton di luar negeri, seperti Belanda, Amerika dan Inggris dan masuk nominasi sebuah penghargaan. Hal ini menunjukkan kreativitas generasi muda makin diperhitungkan dan makin menambah kaya perbendaharaan karya film anak bangsa.

Film merupakan ide kreativitas yang diakui hak ciptanya dan mendatangkan pendapatan yang baik bagi para pelakunya sehingga menjadi sebuah industri berefek ganda (multiplayer effect), mulai dari pemain, properti, lokasi, industri makanan dan minuman / catering, sewa tempat dan rumah, sewa alat dan toko perlengkapan hingga pada masyarakat yang didatanginya.

Geliat industri film dapat dirasakan setelah pemerintah meyakini bahwa sektor seni dan industri kreatif di beberapa negara Asia maju pesat karena hal ini. Seperti Malaysia dengan Adit Sapa Jarwo-nya, Korea dengan Film Koreanya dan K-Pop nya dan mencanangkan Sektor seni dan Industri kreatif sebagai salah satu sektor penting dalam program Nawa Cita di Pemerintahan Joko Widodo sekarang ini.

Industri perfilman yang ada di daerah maupun pusat dapat membuka peluang sebesar-besarnya pada siswa / guru untuk berlatih mengasah kemampuan dan kreativitasnya untuk membuat film-film pendek berskala kecil maupun menengah sebagai ajang perlombaan dan apresiasi seni. Karena melalui hal ini dapat digali potensi besar dalam berkarya.

Oleh karena itu, di tahun mendatang industri perfilman Indonesia akan semakin semarak dan berkembang tidak kalah dengan luar negeri, tentunya didukung dengan penyiapan tenaga terampil, peralatan yang memadai, kurikulum yang sinergi dengan industri film serta diperkaya kegiatan positif pembuatan film dan ajang penghargaan di bidang perfilman.

Industri perfilman saat ini cukup banyak dibantu oleh hadirnya teknologi informasi seperti media sosial (Facebook, Instagram, Youtube dan lain-lain) yang sangat berperan dalam menyalurkan dan menyebarkan karya-kreatifnya. Melalui jejaring inilah karya anak muda bisa dinikmati dan bisa dikomentari secara keilmuan dan pengalamannya, bahkan melalui media inipun dapat menghasilkan uang yang tidak kecil yakni berupa vlog, film pendek atau apapun jenisnya yang bisa ditonton oleh banyak orang sehingga mendapatkan apreasiasi dari vendor.

Artinya kreativitas sekarang tidak terbatas pada satu dua media saja, tetapi bisa banyak media. Sekarang yang menjadi pertanyaan mendasar adalah bagaimana meningkatkan kreativitas anak-anak muda yang bisa bernilai positif untuk sebuah industri atau sebuah karya.

Kidung Keramat Hidup

 

KIDUNG KERAMAT HIDUP

Oleh : Darsono, Guru SMKN 6 Surakarta

 Ketika memulai untaian kata-kata ini tanganku bergetar keras, jantungku seperti berhenti berdetak, air mataku seperti mau tercurah tapi ku tahan agar haru ini tidak dilihat oleh banyak orang, malu. Terkenang masa-masa sulit, masa penuh ketidakpastian, masa-masa kecil ku dulu yang mengharu biru dalam perjalanan hidupku.

Aku lahir dan dibesarkan oleh seorang ibu yang sangat tangguh, walau kadang rapuh karena suatu ketika ku jumpai dia menangis sendiri dan mengusap air matanya. Di usiaku memasuki tahun ke-10 bapakku meninggal dunia, hanya ibulah satu-satunya penopang hidup lima bersaudaraku. Usaha di pasar sebagai penjual sayur mayur dengan penghasilan yang tidak menentu ibuku harus bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari lengkap dengan kebutuhan sekolah anak-anaknya, sungguh perjuangan yang tidak bisa diukur dengan apapun.

Suatu hari kita tidak memiliki beras untuk makan anak-anaknya ibuku hanya bisa memasak nasi kemarin yang dimasak ulang dengan lauk hanya “sambal parut kelapa”. Bagiku itu sudah cukup nikmat, karena memang itu adanya. Ibuku hanya bilang, “onone sego nget-ngetan karo sambel klopo yo nak?” wis sak onone yo ?” Adanya nasi dimasak ulang, sama sambel kelapa, sudah se adanya, ya nak ?” Demikian kalimat yang ku ingat sampai saat ini. Apa mau dikata, hidup harus terus dijalani sebagai bagian dari fitrah manusia di dunia.

Yang ku ingat, ibuku bilang, “ Besok kalau sudah besar, sudah punya gaji, bantu adik-adikmu ya ?” pintanya. “Ibu hanya bisa seperti ini, hutang banyak, jualan digusur, modal tidak ada ya seperti ini adanya !”. “Tapi ibu yakin kelak kalian bisa mandiri semua, bisa punya “bojo“ semua dan punya anak yang banyak !” Harapan sang ibu.

Aku anak nomor empat dari lima bersaudara yang ditinggal pergi sama tiga kakak-kakaknya karena meraunta ke luar kota namun pekerjaannya belum layak dikatakan berhasil. Karena kakak-kakakku ada yang lulusan STM, SMP dan SD saja, sehingga usaha atau pekerjaannya pun belum bisa menopang keluarga. Jadi tetap saja ibu sendirian bersama kedua anaknya yang masih SD dan SMP diramutnya.

Ibu selalu berbuat baik sama tetangga, kawan-kawan yang di pasar, sedulur jauh, kawan saudaranya, harapannya kelak jika kita bergaul sama mereka anak-anaknya ditolong Allah lewat tangan-tangan mereka. Ibu mengingatkan kami jika seorang itu bicaralah yang baik-baik, bila tidak bisa lebih baik diam, karena “omongan, “ngendikan”, ucapan adalah doa. Ibu berkisah pernah dicoba rasa lapar yang sangat dan ini sudah menahun setelah sekian lama baru ku dengar cerita ini. Ibuku diterima kerja di pabrik krupuk di desa sebelah agak jauh, nasi bungkus jatah makan siangnya selalu tidak dia makan, disimpan untukku yang pulang dari SMP (saat itu kelas 1 SMP). Bagiku yang masih kecil belum banyak mengerti fenomena ini, nasi bungkus tiap hari ku makan, ku nikmati dengan ria gembira karena di rumah juga selalu tidak ada makanan. Ternyata makanan itu adalah jatah ibuku selama sekian tahun yang tidak bisa dinikmati karena diberikan padaku sebagai makan siang dalam waktu yang lama. Jadi rupanya ibu puasa tiap siang, hanya makan seadanya, lebih banyak tidak makannya.

Hujan deras di suatu sore sepulang ibu kerja dari pabrik krupuk itu diminta mampir oleh nenek untuk mengambil genting yang tidak dipakai untuk menambal genting di rumahku, perjalanan memang hanya 6 menit namun kondisi hujan lebat memakai sepeda ontel yang tua perjalanan berat dan jauh. Di tengah jalan, disebuah tikungan menurun sepeda ontel yang ku kendarai berboncengan dengan ibu yang membawa cukup banyak genting terjatuh terpeleset karena licinnya jalan. Sakit sekali, luka lututku, rusak sepeda tuaku, sakit yang sama tentu dirasakan ibuku. Tapi aneh dan mengherankan ibuku justru bilang “tidak apa-apa” kasihan kamu kesakitan?”. Ya Allah, bukannya ibu yang lebih sakit ??karena jatuh dari boncengan sepeda lebih dulu dengan membawa beban sejumlah genting dipangkuannya,  tapi mengapa saat itu aku malah marah dan “ngomel” karena tidak hati-hati.

Sesampainya di rumah aku tetep saja marah dan kesakitan, dalam kondisi itu ibu mencoba menghibur, mengobatiku sekaligus sekali-kali memasang genting yang rusak yang mengakibatkan bocor untuk diganti genting dari nenek. Tapi untuk kesekian kalinya ibu betul-betul wanita perkasa, kuat menghadapi cobaan hidup, tidak mengeluh, tidak ada keluh kesah di wajahnya, yang ada selalu mencoba memberi yang terbaik untuk anak-anaknya.

Sampai sekarang rumah ibuku masih seperti yang dulu, tembok papan, berlubang, sumur tua bertembok karung goni dan disanggul bambu masih tetep kokoh berdiri. Mungkin hanya kekuatan kidung doa ibulah yang bisa membuat semua barang-barang di rumah ini awet sampai saat ini, atau karena kami, anak-anaknya yang tidak mampu membangunkan rumah layak huni untuk ibuku. Gak taulah, yang pasti kakak-kakakku juga bukan tidak mau membangun, bukan pula menghindar dari tanggung jawab tapi semata-mata karena untuk menghidupi keluarganya saja masih labil. Sedangkan aku yang hidup jauh dari kampung Batang hanya bisa menyisihkan sekedar uang sebagai “pasif incomenya”, itu saja tidak rutin. “Jahat benar aku ini”. Sesalku.

Tidak ada henti-hentinya cobaan menerpa di hidup ibuku, di saat anak-anaknya dewasa semua, masih saja ibu menghadapi masalah besar yaitu adik ragil yang sakit kanker payudara yang terapi belum juga sembuh, hutang adik ragilku yang sangat banyak dan dikejar-kejar “rentenir”, dan sekarang mau tidak mau masalah ini juga menjadi masalahku, karena ibu hanya berani “wadul” curhat padaku saja, sedangkan curhat pada kakak-kakakku tidak berani, takut “dipaido”.

Rintihan dan kidung ibu terdengar dari Batang hingga Solo ini tiap malam menjelang tidurku, apa dayaku harus membantu sedangkan aku sendiri memiliki anak yang banyak, enam anak yang kecil-kecil semuanya masih butuh biaya sekolah dan kuliah, bekerja sebagai guru PNS masih sempat saya cari sambilan ikut bisnis online dan organisasi ekonomi dengan harapan bisa mencukupi kebutuhan hidup. Tetapi kidung dan tangismu, ibu sampai ke kota ini sedang aku tidak bisa berbuat banyak.

Mungkin engkau menangis di hadapan Allah ya bu, hingga tangismu nyaring di sini, mungkin juga engkau merintih susah ya bu, hingga kulit-kulitku ini merinding terus, seperti ada kontak batin yang kuat bila engkau membutuhkanku. Tapi apa dayaku ini, hanya bisa memberi semampuku. Atau mungkin engkau bercerita pada malaikat malam jika anak-anakmu hanya bisa urus diri sendiri dan keluarganya sedang urus satu ibu saja tidak mampu. Jika semua itu benar, anakmu hanya bisa berharap kidung indahmu adalah doa termustajab yang selalu aku tunggu selalu ku nanti terkabulnya doa. Kidungmu adalah keramat hidup, tidak lain tidak bukan ibu adalah tempat dikabulkannya doa-doa. Hanya pada ibulah semua ikhtiar kita bisa diijabah. Hanya seorang ibu yang mampu mengurus 5 anaknya dengan ikhlas, sedangkan 5 anak belum tentu bisa urus seorang ibu. Kidung ibu keramatnya hidup teteplah nyaring mendoakanku, anak-anakmu.


Catatan : Telah dibukukan dalam judul Mutiara Kasih Ibu

  

(((((((((((((((((SEKIAN))))))))))))

Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter)

Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter). Widget ini adalah widget yang menunjukkan visitor/pengunjung dari berbagai negara yang ditunjukkan melalui sebuah banner bendera bendera setiap negara yang sempat mampir di blog. Ini lihat contoh widget Flag Counter punya blog ini.

Flag Counter Blog Jona Rendra

Pada gambar berarti ada sekitar 1982 pengunjung dari Indonesia, 287 dari Amerika Serikat, 101 pengunjung dari Malaysia, dan seterusnya.

Banner ini auto refresh atau selalu berubah ubah baik bendera baru dan jumlahnya. Ketika kita baru pertama kali memasang widget ini, pasti akan dimulai dari 1 bendera dan 1 visitor. Yaitu kita sendiri dari negara sendiri.

Bagi anda yang ingin mendapatkan widget ini, simak tutorial dibawah ini dengan cermat dan tepat

Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter)

1. Membuat Widget / Banner Flag Counter

Pertama, kunjungi webite nya di alamat http://www.flagcounter.com
Kedua, editlah tampilan banner yang nantinya akan ditampilkan di blog anda

edit flag counter
Keterangan :
"Maximum Flag to show" bisa anda ganti angka 12 menjadi berapa banyak bendera yang ingin ditampilkan
"Colums of Flag" berapa kolom untuk menampilkan deretan bendera
- "Label on Top of Counter" kalimat yang ditampilkan di atas banner. Seperti banner saya diatas "Visitors"
- "Background Color #" warna latar belakang banner. Bisa diganti sesuai keinginan anda
- "Text Color #" warna text di banner. Juga bisa anda ganti dengan warna yang cocok
- "Border Color #" warna pinggiran batas widget Flag Counter. Bisa diganti dengan warna lain
 
 
 

Ketiga, jika sudah selesai pengeditan, klik "GET YOUR FLAG COUNTER"
Keempat, jika ditanya untuk register melalui email, klik skip saja
Terakhir, muncul HTML kode. Yang kita gunakan adalah HTML kode yang paling atas. Copy dulu dan pastekan di Note Pad

2. Memasang Widget Flag Counter Di Blog

Pertama, login ke akun blogger anda
Kedua, masuk ke Tata Letak > Tambah Gadget
Ketiga, muncul window baru cari dan pilih HTML/Javascript



✕CLOSE
HOME
DAFTAR ISI
TENTANG SAYA
KONTAK
TOP KOMENTATOR
ALAT NGEBLOG
HOME / TUTORIAL BLOGGER
Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter)
By Jhonarendra  10 Mar, 2013  20 comments
Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter). Widget ini adalah widget yang menunjukkan visitor/pengunjung dari berbagai negara yang ditunjukkan melalui sebuah banner bendera bendera setiap negara yang sempat mampir di blog. Ini lihat contoh widget Flag Counter punya blog ini.

Flag Counter Blog Jona Rendra

Pada gambar berarti ada sekitar 1982 pengunjung dari Indonesia, 287 dari Amerika Serikat, 101 pengunjung dari Malaysia, dan seterusnya.

Banner ini auto refresh atau selalu berubah ubah baik bendera baru dan jumlahnya. Ketika kita baru pertama kali memasang widget ini, pasti akan dimulai dari 1 bendera dan 1 visitor. Yaitu kita sendiri dari negara sendiri.

Bagi anda yang ingin mendapatkan widget ini, simak tutorial dibawah ini dengan cermat dan tepat
Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter)
1. Membuat Widget / Banner Flag Counter

Pertama, kunjungi webite nya di alamat http://www.flagcounter.com
Kedua, editlah tampilan banner yang nantinya akan ditampilkan di blog anda

edit flag counter
Keterangan :
- "Maximum Flag to show" bisa anda ganti angka 12 menjadi berapa banyak bendera yang ingin ditampilkan
- "Colums of Flag" berapa kolom untuk menampilkan deretan bendera
- "Label on Top of Counter" kalimat yang ditampilkan di atas banner. Seperti banner saya diatas "Visitors"
- "Background Color #" warna latar belakang banner. Bisa diganti sesuai keinginan anda
- "Text Color #" warna text di banner. Juga bisa anda ganti dengan warna yang cocok
- "Border Color #" warna pinggiran batas widget Flag Counter. Bisa diganti dengan warna lain
 Show Flag Labels yang berarti apakah kita akan menampilkan singkatan setiap negara di samping bendera
 Show Pageview Count yang berarti apakah kita akan menampilkan jumlah penayangan blog kita
 Show Number of Flags yang berarti apakah kita akan menampilkan jumlah bendera yang sudah didapat

Ketiga, jika sudah selesai pengeditan, klik "GET YOUR FLAG COUNTER"
Keempat, jika ditanya untuk register melalui email, klik skip saja
Terakhir, muncul HTML kode. Yang kita gunakan adalah HTML kode yang paling atas. Copy dulu dan pastekan di Note Pad

2. Memasang Widget Flag Counter Di Blog

Pertama, login ke akun blogger anda
Kedua, masuk ke Tata Letak > Tambah Gadget
Ketiga, muncul window baru cari dan pilih HTML/Javascript

HTML/Javascript
BACA JUGA
Cara Membuat Widget Daftar Post Berdasarkan Label Dengan Gambar
Panduan Cara Berhenti Mengikuti Blog Lain Yang Kita Follow
Cara Menghapus Data Website atau Blog Di Alexa
Keempat, copy kode flag counter yang ada di note pad, pastekan di kolom konten pada window HTML/Javascript
HTML/Javascript

Terakhir, klik Simpan

Setelah itu, buka blog anda dan lihat hasilnya. Jika tampilan widget tidak sesuai dengan keinginan anda, baca Langkah 3 dibawah ini

3. Mengedit Tampilan Widget Flag Counter

Tadi sudah kita dapatkan kode flag counternya. Jika ternyata saat preview blog, widget ini mempunyai tampilan yang tidak sesuai dengan keinginan kita, kita bisa edit melalui mengedit kode HTML yang terdapat di widget HTML/Javascript tempat anda mempaste kode HTML Flag Counter. Begini cara mengeditnya


Pertama, setelah berada di Tata Letak, klik widget yang berisi kode Flag Counter
Kedua, misalkan didapat kode seperti ini:
<a href="http://info.flagcounter.com/gnWS"><img src="http://s07.flagcounter.com/count/gnWS/bg_FFFFFF/txt_000000/border_CCCCCC/columns_2/maxflags_12/viewers_0/labels_0/pageviews_0/flags_0/" alt="Flag Counter" border="0"></a>
Keterangan:
- kode bg_FFFFFF adalah kode warna background / warna latar widget. Kalau ingin diganti, ganti kode FFFFFF dengan kode warna yang anda inginkan
- txt_000000 adalah kode warna text. Kode 000000 bisa diganti
- border_CCCCCC adalah kode warna garis pinggir widget. Kode CCCCCC bisa diganti dengan warna lain
- colomns_2 adalah jumlah kolom bendera. Jika ingin menjadi 3 kolom ganti menjadi 3
- maxflags_12 adalah penampilan maksimal bendera
- labels_0 adalah kode singkatan negara di samping bendera, jika ingin diisi, ganti 0 menjadi 1
- pageviews_0 adalah kode untuk menampilkan atau tidak menampilkan jumlah penayangan blog. 0 untuk tidak isi dan 1 untuk isi
- flags_0 adalah kode untuk menampilkan jumlah bendera yang didapat. 0 untuk tidak isi dan 1 untuk isi

Terakhir, jika pengeditan sudah dirasa cukup klik Simpan dan preview lagi blog anda dan widget pun sudah berwarna

Bagaimana? apakah anda sudah berhasil memasang widget Visitors dari negara lain / Flag Counter? Sekian dulu postingan Jona Rendra yang berjudul Cara Pasang Widget Visitors Dari Negara Lain (FlagCounter), semoga bermanfaat untuk anda dan jika ada pertanyaan silahkan poskan komentar

Sumber: https://jonarendra.blogspot.com/2013/03/cara-pasang-widget-visitors-dari-negara.html?m=1

Cara Membuat Visitor Counter (penghitung Pengunjung) blog Yang Menarik

Pada postingan ini, admin akan membahas tentang cara membuat visitor counter atau 'penghitung pengunjung blog.. Untuk membuat visitor counter atau web counter sangatlah mudah, Anda hanya peru mengikuti langkah-langkah dibawah ini. namun, sebelumnya admin akan menjelaskan tentang Apa itu web counter atau penghitung pengunjung itu sendiri..

Cara Membuat Visitor Counter (Penghitung Jumlah Pengunjung) blog Yang Menarik

Apa yang dimaksud dengan Visitor Counter atau Web Counter??

Visitor Counter atau web counter adalah salah satu plugin atau gadget yang bisa ditambahkan di blog atau situs web, dimana plugin ini akan menghitung dan menampilkan jumlah pengunjung views blog Anda, bahkan sampai unique views juga bisa dihitung. Menarik kan???

Berikut ini adalah cara membuat visitor counter atau penghitung pengunjung :

  1. kunjungi situs ini >> www.wowcounters.net
  2. Kemudian Klik link yang memiliki tulisan ini : ** Click Here to Sign Up for your Free Counter **
  3. Kemudian Isi Form yang disediakan,  isi sesuai data pribadi anda dan pilih kemudian pilih bentuk atau style yang anda inginkan dan klik Sign Up
  4. Setelah itu akan tampil kode htm visitor counter Anda, copy kode tersebut, kemudian buka dashboard blog Anda, tambah gadget atau tambah elemen dan pilih HTML/Java Script, paste code html tersebut dan simpan

Tidak sulit bukan? jika Anda merasa style atau bentuk desainnya kurang menarik, Anda bisa mengunjungi situs-situs dibawah ini, karena situs-situs dibawah ini juga menyediakan beragam bentuk visitor counter.

Berikut adalah situs yang menyediakan visitor counter :
  • https://www.easycounter.com/
  • https://sitemeter.com/
  • https://blogaja.com/
  • https://hitstats.com/
  • https://oggix.com/
Demikian Cara Membuat Visitor Counter (penghitung Pengunjung). Mudah bukan ?? Selamat mencoba..

Sumber: https://blogpressid.blogspot.com/2018/11/cara-membuat-visitor-counter-penghitung-trafik-pengunjung-blogspot.html?m=1

Men-Tracing Warga Covid 19

Giat kemanusiaan dari Polri yang diberikan kepada ormas Senkom Mitra Polri yakni menjadi tim penanganan covid 19 pada tugas Tracer.

Sebagaimana dikenal dalam penanganan Covid 19 ada 3T (Test, Tracing dan Treatment.) maka dalam hal ini Senkom MP kota Surakarta bekerjasama dengan Kelurahan, Babinsa, Babinkantimbas, Linmas dan Puskesmas turut kiprah dalam mendampingi, memantau kegiatan swap, edukasi dan tracing..
Cara kerjanya anggota Senkom sejumlah 40 orang dibagi 17 puskesmas se Kota Surakarta, merapat di Puskesmas sebagaimana lokasi penugasan yang telah dibagi bekerjasana dg perwira Polisi untuk mendapatkan data positif covid 19, lalu menanyai pasien yang kontak erat dgnya..lalu mendatangi kontal erat, memintanya bersedia ditest/swap.
Hasilnya positif ato negatif. Jika negatif diminta pulang namun tetep isoman dan prokes. Jika positif pasien diedukasi untuk bisa dibawa ke lokasi layanan terpusat ( isoter).
Suatu kendala tersendiri membawa pasien covid 19 dibawa ke Isoter sangat tidak mudah, hampir banuak pasien pinginnya isolasi mandiri dengan berbagai alasan. 
Di lapangan kita haeus bijaksana sekiranya rumah luas layak isoman maka diberikan ijin.

Gambar saat penjemputan pasien
Saat edukasi warga kontak erat dg pasien positif
Pemantauan giat swab di puskesmas Sumber

*Koordinator Tracer Kecamatan :*
1. Banjarsari : Bp. Sucipto
2. Laweyan : Bp. Triyono
3. Serengan : Bp. Wagirin Hidayat
4. Ps. Kliwon : Bp. Sumidi
5. Jebres : Bp. Haryanto Sugiyono


Berikut nama2 anggota Senkom yang bertugas

*Tim Tracer Senkom SURAKARTA*

*A. Puskesmas Penumping*
1. Fajar Safi'i
2. Fultoni Arifin.

*B. Puskesmas Purwosari*
1. Fajar Arif Y.
2. Jarot triyanto

*C. Puskesmas Pajang*
1. Jonet Subagiyo
2. Joko Aris

*D. Puskesmas Setabelan*
1. Putra Sayekti
2. Mochlis Budiawan
3. Katmin

*E. Puskesmas Manahan*
1. Joko Mulyono
2. Sucipto 
3. Maulana Yafis

*F. Puskesmas Banyuanyar*
1. Abdul Rozak 
2. Echwanta 
3. Darsono 

*G. Puskesmas Gambirsari*
1. Indra Giri
2. Dimas Ananda B
3. Kevin Fabiano

*H. Puskesmas Nusukan*
1. S.Wiyono
2. Kistomo

*I. Puskesmas Gilingan*
1. Saptono Raharjo
2. Joko Sutrisno

*J. Puskesmas Jayengan*
1. Wagirin
2. Triyono

*K. Puskesmas Sibela*
1. Hariyanto Sugiyono
2. Ihsanudin Irsyad A

*L. Puskesmas Kratonan*
1. Langgeng Wiyono
2. Margono Dwinanto

*M. Puskesmas Ngoresan*
1. Ramdani Syaif
2. Ghoni Iman

*N. Puskesmas Purwodiningratan*
1. Budiono
2. Anwar Giyatmoko

*O. Puskesmas Pucangsawit*
1. Mustono
2. Yusuf Erwansyah
3. Wiyoto

*P. Puskesmas Gajahan*
1. Ari Wibowo
2. Mujiyono

*Q. Puskesmas Sangkrah*
1. Suwarno 
2. Layla Tsalsa R 
3. Saebani


*Tambahan*
1. Didik.
2. Agus Purwanto
3. Maryono.
4. Echwanta
5. Anang
6. Sutarso
7. Rochmad fajar
Giat ini merupakan giat kemanusiaan, tanpa ukro, tidak digaji, tidak dibayar hanya ingin berkiprah sebagai sesama anak bangsa yang dicoba sakit lalu Senkom peduli memberi layanan, penanganan, pendampingan dan edukasi..

E Raport Pakai Sipkur

Berawal dari keluhan guru soal raport yang selalu tidak update karena tidak sesuai dengan kurikulum 2013,rumus sering error, tidak online hanya menggunakan Ms.Excel maka saya sebagai ketua IT melakukan diskusi dengan programmer untuk merancangbangun aplikasi E Raport yang mengikuti aturan penyusunan raport versi 2013. Maka jadikan raport elektronik bernama sipkur di laman http://smkn6.sipkur.net
Proses hijrah program dari excel ke sipkur bukanlah hal yang mulus, tetapi banyak kendala baik dari guru senior, dari program sendiri yang masih belum sesuai yanf diharapkan dan dari terbatasnya guru yang didiklat.
Guru senior seperti masih belum bisa *move on* hijrah ke aplikasi sipkur yang portable dan bisa dikerjakan dimana saja.
Namun berkat pendampingan beberapa tahap penerapan, ditunggui dalam satu ruang lav, dipandu, dibimbing dalam input nilai dan cetak. Tahap pembimbingan selanjutnya hanya melalui WA dan WAG. Konsultasi secara pribadi akhirnya dapat berjalan lancar hingga saat ini.
Aplikasi E raport telah berjalan dengan baik 7 th hingga saat ini, hasilnya guru wali tidak perlu input nilai, guru pengampu mapel input nilai dan kirim nilai secara online, waka dan KS tinggal memantau, admin dan tim IT cukup memastikan program berjalan lancar.

Membimbing Mahasiswa PPG Daljab 1,2,3,4

Sejak mulai tahun 2015 hingga sekarang 2021 saya selalu dilibatkan berkiprah dalam program kegiatan PPG ( Pendidikan Profesi Guru) dalam jabatan ( Daljab 1,2,3,4) di UNS.
saat pembimbingan daring bersama mahasiswa dan dosen bp.Dr.Bambang

Program ini diselenggarakan secara nasional amanah dari undang-undang bahwa setiap guru harus pernah mengikuti diklat profesi selama,1 tahun.
Pembingan yang saya lakukan kepada bp ibu guru/ mahasiswa dalam diklat ini meliputi peer teaching, PPL dan uji kinerja melalui penilaian secara individual. Penilaian berupa skor 4 kompetensi guru yakni kompetensi pedagogik, sosial, akademik dan kepribadian.
Pembimbingan dilaksanakan secara luring dan daring. Di tahun 2021 ini full daring.
Setelah mereka mengikuti PPG tahap selanjutnya adalah ujian profesi ( UP) mirip seperti UKG ( ujian kinerja guru) jika hasilnya lolos maka guru mendapatkan sertifikat kompeten sebagai guru dan berhak mendapatkan tunjangan profesi. Namun sebaliknya jika tidak lulus maka guru diberi kesempatan untuk mengikuti ujian susulan..

Seleksi Wawancara Guru Penggerak Angkatan 4

Tiba giliran saya mendapat jadwal mengikuti seleksi wawancara Guru Penggerak (GP). Seleksi dijadwalkan pukul 13.00 - 14.30 WIB tanggal 14 Agustus 2021 secara daring.
Seleksi dilakukan oleh dua orang assesor dari Kemdikbud yang sangat menguasai masalah pendidikan. Selama lebih kurang 1,5 jam sebagai kandidat saya dicerca banyak sekali pertanyaan mendalam tentang seputar pendidikan.
Pertanyaan yang diajukan banyak berkaitan dengan pengalaman saya selama mengajar baik perkenalan, strategi KBM, kendala, trobosan, solusi, nilai, kolaborasi siswa dg guru, motivasi, kontribusi, kinerja terbaik dan lain-lain.

Darsboard GP
ruang Vicon yang digunakan wawancara daring
Foto dulu sebelum ujian
Sebelumnya telah diikuti tes Simulasi Mengajar secara daring yang diuji oleh dua assesor juga pada bulan 24 Juli 2021 pukul 13.30-14.00 WIB.Topik yang saya angkat adalah Pemahaman Struktur dan Chart di mapel Desain Multimedia,Interaktif.
Diuji oleh dua orang assesor dan satu konsultan. Acara diawali dengan perkenalan diri, cek KTP, presentasi 10 menit dan tanya jawab 5 menit.
Sesi foto
Salam GP..salam sehat.


Friday, August 13, 2021

Kumpulan Video Clip

Kali ini kategori video clip karya siswa kelas XII MM1 dan XIIMM2 yang berhasil penulis dokumentasikan di blog ini. Terima kasih atas apresiasi kalian yang sudah melihat, jangan lupa like subscribe dan share untuk semua video clip yang kamu sukai agar yang membuat bangga dan percaya diri.

Berikut link siswa : Nama Lengkap Kelas / Program Keahlian Tuliskan Link Youtube Video Clips Anda (Kelompok) Ajie Pangestu Gapuraning Jati Kelas XII MM1 https://youtu.be/5l_p_yFZsPs ALVINO ARDI ANGGRA Kelas XII MM1 https://youtu.be/MAIphtoIDfQ Annisa Maniqtashada Kelas XII MM1 https://youtu.be//cvR7ce1U-w0 Anselma ivana ayu wandita Kelas XII MM1 https://youtu.be/cvR7ce1U-w0 Aulia Fitriyasari Kelas XII MM1 https://youtu.be/cvR7ce1U-w0 Avita Nurul Muslimah Kelas XII MM1 https://youtu.be/ox9HLkTCeRI Baskoro Wahyu Santosa Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=ebNaBTTWqWA Berlian Pancar Utama Kelas XII MM1 https://youtu.be/knRKGeOvyC8 Dewi oktaviana Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=OnETIe6EHNI Dini Anggraini Kelas XII MM1 https://youtu.be/ebNaBTTWqWA Egyanita Betha Yulyaningtyas Kelas XII MM1 https://youtu.be/cvR7ce1U-w0 ERIN DINIK CAHYANI Kelas XII MM1 https://youtu.be/MAIphtoIDfQ Evelina Denna K S Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=OnETIe6EHNI Fibriyanti Nur Khasanah Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=ebNaBTTWqWA fiqih ardhian nugraha Kelas XII MM1 https://youtube.com/watch?v=OnETIe6EHNI Gabriela Parahita Andrea Karisma Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=knRKGeOvyC8 Gilang Estu P Kelas XII MM1 https://youtu.be/cvR7ce1U-w0 Hery Istanto Kelas XII MM1 https://youtu.be/5l_p_yFZsPs INTAN AFRISKA Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=OnETIe6EHNI Intan Syafa Putri Supranoto Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=knRKGeOvyC8 Jonathan Abdiel Cristivano Kelas XII MM1 https://youtu.be/knRKGeOvyC8 Junichi Ratna Bellani Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=knRKGeOvyC8 MEYLA BELVA PARAHITA Kelas XII MM1 https://youtu.be/5l_p_yFZsPs Muhammad Adrian Kelas XII MM1 https://youtu.be/MAIphtoIDfQ Nandana Maheswara Rafif Kelas XII MM1 https://youtu.be/ebNaBTTWqWA Naufal Aldora Daniswara Kelas XII MM1 https://youtu.be/MAIphtoIDfQ Nina Kartika Ratri Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=MAIphtoIDfQ Norika Pramesti Putri Kelas XII MM1 https://youtu.be/cvR7ce1U-w0 Nurliandha Yusma Latifah Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=OnETIe6EHNI Olivia Murlitta Kelas XII MM1 https://youtu.be/knRKGeOvyC8 Sefia Agustina Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=5l_p_yFZsPs Sheema Arya Tirta Madhuri Kelas XII MM1 https://youtu.be/ebNaBTTWqWA TELAGA NABILA PUTRI Kelas XII MM1 https://www.youtube.com/watch?v=OnETIe6EHNI Vanya Tabitha Kelas XII MM1 https://youtu.be/5l_p_yFZsPs WIWID WIDYANINGSIH Kelas XII MM1 https://youtu.be/ebNaBTTWqWA Yusniar Putri Puspitasari Kelas XII MM1 https://youtu.be/MAIphtoIDfQ Adiasti Fatikha Lutfiannisa Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg Amartia Ekawati Kelas XII MM2 https://youtu.be/yPsOook3rxk Andita Nur Litasari Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg Bagus Tri Pamungkas Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg bima putra sigit perdana Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg Carenina Maharani Cita Devi Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Christina Novianti Widya Ningrum Kelas XII MM2 https://youtu.be/yPsOook3rxk David Hidayathullah A Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g defina istiqomah Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Deninta Irawati Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7lQU Deva Nuzulmy Kholif Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7lQU Dhimas Arjuna N.K. Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg Dita Nurhaliza Kurniawati Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g Ezra Osmond Reksianto Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7lQU Fadila Rahma Fauziah Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g Fauzi hendra maulana Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g hernanda eka maretha Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Indah Dwi Lestari Kelas XII MM2 https://youtu.be/yPsOook3rxk Jesse Faine Riesta Kuncoro Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7lQU Jingga Yana P Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g M RAKHA DWIKY ANANDA PUTRA Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Maya Shavira Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg Mochamad Shaqi Galih Adityo Kelas XII MM2 https://m.youtube.com/watch?v=yPsOook3rxk&feature=youtu.be Muhamad Dimas Fajar Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7IQU Noviana Dwi Astuti Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7lQU Putu Dane Rama Rastha Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Revalin Ditho Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g Riski Tria U Kelas XII MM2 https://youtu.be/pdckPjYT7sg Riyan Adam Ardhani Kelas XII MM2 https://youtu.be/yPsOook3rxk Rizka Nur Yuliati Kelas XII MM2 https://youtu.be/3rdrt5X7lQU Septi Nur Windarti Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Sherli Putri kusumawati Kelas XII MM2 https://youtu.be/yPsOook3rxk Vanya Astita Kelas XII MM2 https://youtu.be/6ZAZagzwD2g Viona Savera Gunawan Kelas XII MM2 https://youtu.be/kqvnPPAa9ek Vitan Mohamat Taufik Kelas XII MM2 https://youtu.be/yPsOook3rxk